Heboh Keluarga Piknik di Bandara, Gelar Tikar dan Makanan di Lantai

Menunggu pesawat di bandara memang membosankan. Belum lagi jika terjadi delay pesawat, waktu menunggu akan semakin bertambah. Meski begitu, banyak penumpang tetap memilih untuk datang setidaknya satu jam lebih cepat untuk menghindari ketinggalan pesawat.

Ada banyak cara mengusir kebosanan saat menunggu jam terbang. Ada yang main ponsel, tak sedikit pula yang kongko menikmati kopi di kafetaria. Namun keluarga satu ini punya cara unik, sekaligus menyebalkan, saat menunggu keberangkatan pesawat.

Pasalnya, keluarga ini menggelar piknik di ruang tunggu bandara, lengkap dengan tikar, makanan yang banyak serta piring dan gelas. 

Dikutip dari World Of Buzz, video viral tersebut memperlihatkan keluarga dengan lima orang tersebut sedang duduk di atas karpet kuning yang digelar di belakang kursi tunggu penumpang di bandara.

Seorang pria terlihat sedang makan, sementara tiga wanita lainnya sedang menyiapkan lauk yang ada dalam wadah besar. Usai menyiapkan beragam lauk, seorang wanita tampak memberikan makanan tersebut kepada anggota keluarga lainnya.

Video tersebut lantas menuai beragam komentar warganet. Banyak yang geram dengan aksi keluarga tersebut karena mengganggu kenyamanan penumpang lain.

“ Tidak hormat terhadap orang-orang di sekitar mereka. Semuanya memiliki tempat mereka. Ini bukan tempat untuk piknik."

" Tidak cocok. Bandara ini merupakan tempat pertama yang akan dinilai wisatawan di Malaysia. Bandara harus didekorasi dengan keindahan yang ada di Malaysia. Contohnya seperti Bandara Changi di Singapura."

“ Jangan sampai ini menjadi norma dan tren. Meski begitu, ada food court, mereka bisa menggunakan meja dan kursi di sana jika mereka benar-benar ingin makan."

Meski begitu, sejumlah warganet justru merasa bahwa hal tersebut tidak salah.

" Itu bukan masalah karena keluarga berada di belakang kursi, tidak menghalangi jalan siapa pun. Selama mereka menjaga kebersihan dan tidak membuat keributan.”

“ Mereka tidak mengganggu siapa pun, mereka tidak kotor, tidak ada masalah. Jangan membuat masalah dari hal-hal kecuali itu benar-benar menyebabkan masalah."

“ Biar saja, tidak semua orang mampu berbelanja dengan tarif ‘KLIA’. Selama mereka tidak membuat kekacauan, dan mereka membersihkan diri mereka sendiri. Tidak masalah."

Sumber: dream.co.id

Atas ARtikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel