Astaghfirullah, 2 Perbuatan Dosa yang Mengakibatkan Pelakunya Mendapat Siksa Abadi di Neraka, Dosa Apa Itu?

Sudah menjadi sunatullah, dalam kehidupan beragama di dunia ini, berlaku dua hukum. Yaitu barang siapa yang melakukan perintah Allah, maka dia akan mendapat pahala, dan barangsiapa yang melakukan hal yang dilarang Allah, maka dia akan mendapat dosa.

Secara garis besar, ada dua jenis perbuatan manusia dalam sudut pandang agama. Yaitu perbuatan ibadah dan maksiat. Tak bisa dipungkiri, setiap dari kita hampir pernah mengerjakan yang namanya maksiat. Secara bahasa, maksiat bisa diartikan segala bentuk perbuatan yang bisa menyebabkan dosa atau pembangkangan.

Apabila seorang hamba bermaksiat kepada Tuhannya, artinya adalah orang tersebut menentang kuasa Allah SWT. Dan perbuatan maksiat kebanyakan sering terjadi karena manusia tersebut tidak sabar ketika menjauhi larangan Allah SWT.

Selain itu kurang kuatnya Iman, bisa menjadi penyebab terbesar dari seseorang untuk melakukan perbuatan maksiat. Meski maksiat bisa menyebabkan dosa besar dan mendapat hukuman dari Allah, akan tetapi tidak semua pelakunya akan masuk neraka.

Orang yang pernah melakukan maksiat pun Insya Allah tetap bisa masuk surga. Suatu contoh orang yang melakukan korupsi atau menggunakan uang kas masjid. 

Orang yang seperti ini tetap bisa masuk surga walaupun harus disiksa terlebih dulu di neraka. Akan tetapi tidak siksa yang abadi sekalipun perbuatan yang dilakukannya merugikan banyak orang.

Berikut perbuatan dosa yang menyebabkan pelakunya abadi di neraka.

1. Dosa Kafir

Secara bahasa, kafir berasal dari kata "kufr" yang artinya menyembunyikan atau menutupi. Jadi, kafir artinya adalah orang yang menyembunyikan (menutupi) dari sesuatu.

Misalnya menutupi kebenaran, yang artinya orang yang mendustakan iman dan mendustakan ajaran yang dibawa oleh para rasul.

2. Dosa Musyrik

Sedangkan musyrik adalah orang yang menyekutukan Allah dengan sesuatu hal bisa benda, binatang atau bahkan dengan manusia itu sendiri. Kedua dosa ini tidak akan diampuni oleh Allah apabila pelakunya tidak segera bertaubat dan meninggalkan segala dosa yang pernah dikerjakannya.

Lantas apa bedanya syirik dengan musyrik? Syirik adalah sebutan untuk perbuatannya sedangkan musyrik adalah sebutan untuk pelakunya.

Oleh karena itu pahami dan telitilah dengan hal yang samar-samar yang bisa menjerumuskan kita kepada kemusyrikan karena sekilas terlihat tidak menyekutukan Allah padahal jika kita mau berpikir dan mengkaji lebih dalam perbuatan tersebut jelas menyekutukan Allah.

Karenanya mari kita semua berdoa semoga Allah SWT selalu menuntun kita supaya tetap berada di jalan yang lurus. Amin amin ya robbal alamin.

Sumber: jatimnetwork.com

Atas ARtikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel