Sungguh Pilu, Bapak Ini Baru Bisa Makan Saat Ada Orang yang Menggunakan Jasanya

Beliau menawarkan jasa pengobatan alternatif, tetapi bila tak ada yang menggunakan jasanya tersebut, beliau pun harus menahan lapar bahkan sampai seharian.



Ada sejumlah orang yang bertahan hidup dari usaha kecil yang dijalankan, begitu pula dengan seorang bapak berikut ini. Beliau mengaku baru bisa makan saat ada orang yang menggunakan jasa beliau.

Sehari-harinya, bapak ini menawarkan jasa pengobatan alternatif untuk orang-orang yang sakit. Beliau pun bertahan hidup dan baru bisa makan saat ada orang yang berobat kepada beliau.

Kalau tidak ada sama sekali, maka beliau hanya bisa menahan lapar bahkan mungkin sampai seharian. Beliau nampaknya hidup di jalanan dengan berkeliling membawa sepeda lusuhnya yang penuh dengan barang beliau.

Beliau berasal dari Lamongan dan jauh-jauh datang ke Surabaya untuk mengais rezeki di sana. Kisah beliau ini dibagikan oleh pemilik akun TikTok @steven.stenlyy yang kemudian membelikan makanan untuk beliau.

Video ini pun langsung masuk fyp di TikTok dan mendapatkan cukup banyak perhatian dari netizen. Mereka memberikan berbagai komentar dalam video tersebut, ini beberapa di antaranya.


@steven.stenlyy

Bantulah mereka dengan apa yang anda miliki, walaupun terlihat tampak kecil, tapi tidak bagi yang membutuhkan🤗 #toleransi #surabaya

♬ original sound - steven.stenlyy

@Jasmin•: Alasanku menjadi orang cukup, karna orang kaya pun belum tentu bisa membantu yg di bawah.


@4kukemtankk:Paling g kuat kalo liat beginian pengen bgt banyak uang biar bisa bantu.


@Qorina Devi Mutyasar: Langsung mewek sehat selalu orang baik biar orng yang membutuhkan merasakan kebaikan mu.


Semoga bapak ini sehat selalu dan dilancarkan rezekinya agar beliau dapat bertahan hidup dan bisa makan. @steven.stenlyy pun berpesan supaya kita mau membantu mereka yang membutuhkan dengan apa yang kita miliki, sekalipun tampak kecil tetapi tidak bagi orang yang membutuhkan. Terima kasih orang baik

Atas ARtikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel