Nasib Tragis Seorang Pria Diamputasi Kaki Kanannya di RS, Padahal yang Sakit Kaki Kiri

Nasib malang seorang pria di Austria yang harus kehilangan kedua kakinya.



Nasib tragis dialami oleh seorang pria lanjut usia di salah satu rumah sakit di Austria. Pasalnya, ia harus menjadi korban salah amputasi pada kaki. Seharusnya kaki kirinya yang diamputasi lantaran sakit, namun tim medis malah keliru dan mengamputasi kaki kanannya.

Menurut laporan Heute, pria yang jadi korban salah amputasi kaki tersebut adalah berusia 82 tahun. Pria tua yang salah kaki diamputasi selama operasi sebuah rumah sakit di Austria telah mengakui.

Operasi yang keliru pada Selasa (18/5/2021) tidak diketahui sampai semingu setelah direktur medis Friestadt Clinic, Dr Norbert Fritisch, mengatakan kepada media di konferensi pers. Karena kondisi pria tersebut, dia juga tidak menyadari kekeliruan amputasi sampai akhirnya kedua putrinya memberi tahu.

Lebih mendetail, kesalahan itu terjadi pasca seorang pekerja rumah sakit salah memberi tanda praoperasi pada kaki yang salah.

" Saat itu (Kamis) pagi, dalam proses penggantian pembalut luka standar, kesalahan tragis, yang disebabkan oleh kesalahan manusia, ditemukan," ungkap pernyataan dari klinik, yang terletak di dekat perbatasan Austria dengan Republik Ceko.

Pasien menderita 'banyak kondisi medis' dan penyakit mempengaruhi kedua kakinya. Setelah kesalahan itu, pria tersebut juga harus menghilangkan kaki yang benar di atas lutut.

" Kombinasi keadaan yang membawa malapetaka menyebabkan kaki kanan pasien diamputasi, bukan kaki kirinya," kata pihak rumah sakit.

Keluarga pria tersebut telah diberitahu dan diberi dukungan psikologis. Sementara rumah sakit juga telah mengirimkan rincian insiden tersebut kepada jaksa penuntut umum wilayah setempat.

" Kami juga ingin menegaskan bahwa kami akan melakukan segalanya untuk mengungkap kasus ini, untuk menyelidiki semua proses internal dan menganalisisnya secara kritis. Setiap langkah yang diperlukan akan segera diambil," kata pernyataan itu.

Haduh, sangat disayangkan ya. Semoga kita bisa lebih berhati-hati dan teliti lagi dalam setiap kondisi, terlebih mengenai pekerjaan dan kesehatan yang merupakan salah satu aspek kehidupan yang amat krusial.

Artikel Asli

Atas ARtikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel