Sedih, Hafizah Tunanetra Bernama Aira Mencari Keberadaan Syekh Ali Jaber

Suasana haru mendadak menyelimuti studio acara Hafiz Indonesia 2021, setelah seorang peserta hafizah tunanetra bernama Aira mencari keberadaan sosok Syekh Ali Jaber.



Sebab, biasanya mendiang Syekh Ali Jaber didapuk sebagai juri tetap di acara tahunan tersebut.

Kepolosan Aira yang menanyakan keberadaan Syekh Ali bahkan sampai membuat Ustadz Amir Faishol Fath alias Abi Amir tak kuasa menahan tangisnya. Berikut ulasannya:


Peserta Hafizh Indonesia Mencari Syekh Ali Jaber

Kepergian Syekh Ali Jaber untuk selama-lamanya pada 14 Januari 2021 lalu tentu masih meninggalkan duka mendalam bagi sebagian besar umat Islam di Indonesia. Termasuk kenangan akan sosok mendiang Syekh Ali akan terus melekat di hati keluarga besar acara Hafiz Indonesia.

Dalam video yang dibagikan dalam kanal Youtube Hafiz Indonesia, seorang peserta tunanetra bernama Aira disebut sempat mencari keberadaan sosok Syekh Ali Jaber.

Aira merupakan salah satu peserta Hafiz Indonesia 2021. Meski memiliki keterbatasan dalam penglihatan, namun ia memiliki kemampuan menghafal Al Quran yang luar biasa.


Buat Haru Satu Studio

Kemudian, Abi Amir mengatakan dengan suara bergetar bahwa ia merasa sangat sedih saat mendengar Aira mencari sosok Syekh Ali di studio. Ia membayangkan seandainya Syekh Ali masih ada, besar kemungkinan ia akan sangat bahagia melihat Aira.

"Tadi Abi Amir menangis melihat kamu (Aira) mencari Syekh Ali. Seandainya Syekh Ali masih hidup beliau pasti bahagia melihat kamu," kata Abi Amir.

"Aira, Abi Amir ingat, Syekh Ali pada waktu beliau masih hidup, Syekh Ali sangat perhatian pada anak-anak penghafal Qur'an seperti kamu," lanjutnya.


Syekh Ali Disebut Pernah Buat Al Quran Khusus untuk Penyandang Tunanetra

Lebih lanjut, Abi Amir mengatakan bahwa sudah sejak lama Syekh Ali Jaber menaruh perhatian khusus kepada orang-orang penyandang disabilitas tunanetra. Ia bersama temannya juga telah merancang sebuah Quran yang bisa dibaca oleh penyandang tunanetra.

"Syekh Ali merancang bersama temannya sebuah Qur'an namanya mushaf tunanetra, dan Syekh Ali sendiri keliling berbagi kepada mereka dengan cara cuma-cuma," kata Abi Amir.

"Syekh Ali keliling dunia membawa Alquran untuk orang-orang seperti kamu, hanya untuk membantu mereka yang tidak bisa melihat," tambahnya sambil menahan tangis.

Hal itupun lantas membuat suasana di studio berubah menjadi haru. Banyak penonton yang ikut serta menitihkan air mata mendengar cerita dari Abi Amir.


Lihat Artikel Asli

Atas ARtikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel