Seolah Berpamitan, Kakek Mimpi 3 Cucunya Melambaikan Tangan, Ternyata Meninggal Kecelakaan

Tak ada yang tahu kapan ajal akan menjemput. Kakek ini menceritakan 3 cucunya melambaikan tangan dan tersenyum. Ternyata mimpi ini seolah jadi pertanda ketiga cucu itu sedang berpamitan untuk pergi selama-lamanya dan tak akan menemui sang kakek lagi.


Dilansir dari Harian Metro, pada Kamis (17/12/2020) malam, Mohamad Ahad (67) mengungkapkan ia bermimpi bertemu dengan ketiga cucunya.

"Saya bermimpi bertemu dengan tiga cucu saya, mereka datang kepada saya, tersenyum, memeluk saya dan akhirnya melambai ke arah saya sebelum saya bangun," ujarnya. 

Ketiga cucunya meninggal dalam kecelakaan tragis di Kilometer 272,5 dari Highway North South (PLUS) utara dekat Taman Rekreasi Gunung Lang, dekat Ipoh, Perak, Malaysia, tepatnya pada Rabu (16/12/2020).

Mohamad juga mengungkapkan bahwa mimpi itu adalah mimpi yang paling menyedihkan baginya.

Tiga cucu tersebut diantaranya adalah Muhammad Adam Hakimi Muhammad Alhafis (7), Muhammad Lutfi Hakim (3) dan Muhammad Affan Hafiy (1). 

Setelah ketiga cucunya berpulang, sang kakek mengungkapkan sangat sedih harus kehilangan ketiga cucu, dan salah satunya yang sangat dekat dengan beliau. 
"Saya benar-benar merasa kehilangan sampai terbawa dalam mimpi, terlebih Muhammad Lutfi Hakim tinggal bersama saya kira-kira dua bulan," ujarnya. 

"Cucu kedua saya itu dekat dengan saya, tentunya kebisingan dan keterampilan serta percakapannya selama tinggal bersama saya akan menjadi kenangan selamanya bagi saya,” jelasnya. 

Beryukur Diberikan 3 Cucu yang Lucu 

Meski begitu, ia tetap bersyukur karena diberikan kesempatan untuk memiliki waktu bersama tiga cucunya yang baik, manja dan lucu.

Menanggapi lebih lanjut, Mohamad mengungkapkan bahwa suasana saat sarapan bersama Muhammad Lufti masih dalam ingatannya.

“Sambil sarapan, cucunya datang menyapaku dan menanyakan menu makanan lalu ingin makan bersama. Waktu saya suruh dia bertanya ke neneknya, ia bilang mau minum bersama saya karena dia pergi jauh. Dia bilang, 'Saya mau minum sama atok, mau jalan jauh… jalannya panjang',” jelasnya. 

Sebelumnya diberitakan tentang kisah pilu yang dialami oleh seorang ayah di Malaysia saat menelepon anak perempuannya.

Sang kakek tak menduga yang menerima atau mengangkat telepon adalah polisi. Polisi itu mengabarkan bahwa anak perempuannya bersama tiga cucunya sudah meninggal dunia, karena kecelakaan lalu lintas. 

Menanggapi hal tersebut, pria itu kaget dan tidak menyangka akan ditinggal pergi oleh anak dan tiga cucunya yang masih kecil.

Kronologi Kejadian dari Sang Kakek 

Ayah korban sekaligus kakek dari tiga orang cucu yang meninggal setelah alami insiden kecelakaan, bernama Abdul Rahim Sidek (58) menjelaskan kejadian yang dialami oleh sang anak.

"Saya telpon Aimi jam 17.10 tapi sudah diterima petugas polisi yang menginformasikan kecelakaan," kata Abdul Rahim.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 waktu Malaysia, Nur Aimi Nadiah (27) mengalami luka berat.

Sementara ketiga anaknya, Muhammad Adam Hakimi Muhammad Alhafis (7) Muhammad Lutfi Hakim (3) dan Muhammad Affan Hafiy (1) dikabarkan meninggal di TKP. Diketahui kecelakaan tersebut terjadi karena mobil yang dikendarai Nur Aimi tergelincir dan menabrak bagian belakang truk pada jalur darurat. 

Dia mengatakan keempat anak itu dalam perjalanan kembali ke Penang dari kampung halaman di Kampung Bukit Nibong, Melaka.

"Sebelum kembali ke Penang, mereka tampak ceria setelah liburan di desa,” ujarnya. 

Akibat kecelakaan tersebut, sampai saat ini Aimi masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Raja Permaisuri Bainun di Ipoh, Malaysia.

Innalillahi wa inna illaihi rojiun. Semoga anaknya segera diberikan kesembuhan dan keluarga termasuk sang kakek diberikan ketabahan setelah kehilangan ketiga cucunya. 


Sumber Artikel: wajibbaca.com

Atas ARtikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel