Kisah Nadhif, Bayi Termuda Korban Sriwijaya Air yang Tewas Bersama Ibu dan Ayahnya

Pasca kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu pada Sabtu 9 Januari 2021 lalu, banyak cerita tentang kesedihan keluarga korban Sriwijaya Air yang ditinggalkan.


Salah satu yang beredar viral di media sosial adalah kisah Arkana Nadhif Wahyudi atau bayi Nadhif yang jadi korban termuda dalam pesawat nahas yang ditumpanginya bersama kedua orangtuanya.

Diketahui nama Nadhif masuk dalam daftar manisfest penumpang Sriwijaya Air SJ-182 bersama ayahnya Rizki Wahyudi.

Sepupu Rizki melalui akun Tiktoknya @atansarah mengunggah foto bayi Nadhif saat di Bandara Soekarno Hatta, sebelum take off.

Dalam foto itu, bayi Nadhif tengah duduk di atas stoller dengan mengenakan setelan baju berwarna cokelat dan kaos kaki bergaris.

Selain itu, ia juga mengunggah foto kebersamaan mereka pada 2019 lalu. Saat itu, keluarga Rizki tengah kumpul bersama sambil makan-makan di teras rumah. Dalam momen tersebut mereka nampak tertawa lepas.

Pada 2019 juga, Rizki menikah dengan pasangannya. Terlihat foto Rizki dan istri di pelaminan bersama keluarga besarnya.

Tak lama setelah pernikahannya, keduanya dikaruniai bayi laki-laki, terlihat foto Nadhif saat bayi tengah digendong oleh ibunya yang mengenakan hijab merah. Terlihat juga beberapa foto Nadhif lainnya dalam video tersebut.

“Keponakan pertamaku yang belum pernah ketemu sama sekali ya Allah,” katanya saat memperlihatkan foto Nadhif.

Ia mengenal Rizki sebagai sosok yang baik. Keluarga Rizki tinggal di daerah Ketapang, Kalimantan Barat. Sementara Rizki sendiri bekerja di Dinas Kehutanan.

Dalam video juga diperlihatkan sosok Nabila, yang juga menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Nabila nampak tengah bermain ayunan dan tersenyum ke arah kamera. Sehari sebelum pesawat Sriwijaya Air jatuh, ia sempat melakukan video call dengan Nabila.

Video tersebut viral di Tiktok dan mencuri perhatian netizen. Mereka pun mendoakan seluruh keluarga Rizki husnul khotimah.

“Yang sabar dek. Rizki orangnya baik dan dimana suka menolong. Ijin saya teman bang Rizki waktu di Riau. Semoga keluarga yang ditinggalkan sabar dan ikhlas,” ujar salah satu warganet.

“Merinding kak serius ga kuat. Semoga husnul khotimah yah, amin,” ujar warganet lain.

Hingga kini Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Purnawirawan Bagus Puruhito tengah melakukan evakuasi bersama tim Basarnas.

Sejak hari Minggu 10 Januari 20219, total kantong jenazah yang ditemukan mencapai 19 kantong. Disebutkan bahwa 10 kantong berisi serpihan dan bagian kecil pesawat, 16 kantong bagian besar pesawat, serta 6 potong pakaian korban.

Korban pertama yang teridentifikasi disebutkan seorang pramugara bernama Okky Bisma. Potongan tubuh korban yang ditemukan kemudian ditangani oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

sumber : hops.id

Atas ARtikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel