Hari ke-4, Sebagian Jasad Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh Mulai Ditemukan Mengapung di Laut

Pencarian jenazah penumpang Sriwijaya Air SJ182 serta puing-puing pesawat sudah dilakukan hingga hari keempat, Selasa (12/1/2021), oleh tim gabungan dan relawan.



Total kantong jenazah yang dievakuasi hingga pencarian hari keempat, sebanyak 139 kantong.

Sementara untuk temuan serpihan pesawat kecil bertambah 10 kantong menjadi 26, dan serpihan pesawat besar bertambah dua sehingga total menjadi 26.

Personel TNI AL mengevakuasi dua bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang ditemukan mengapung di dekat KRI Rigel-933 pada Selasa (12/1) pagi.

Disampaikan Komandan Satuan Tugas Laut (Dansatgala) Operasi SAR Sriwijaya Air. Laksamana Pertama Yayan Sofyan mengungkap bagian tubuh itu ditemukan petugas ketika tengah mengapung di permukaan laut yang tak jauh dari KRI Rigel.

Kini, temuannya tersebut sudah dibawa ke KRI Tenggiri 865 sebelum dikirim ke dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Pagi tadi dua bagian (tubuh). Lalu pada Senin malam sekitar pukul 18.00 WIB juga ada bagian tubuh yang mengapung di dekat KRI Rigel," ujar Komandan Satuan Tugas Laut (Dansatgasla) Operasi SAR Sriwijaya Air, Laksamana Pertama Yayan Sofyan dikutip dari Antara, Selasa (12/1/2021).

Sebelumnya, personil atau tim menemukan body part mengapung di sekitar lokasi jatuhnya pesawat yakni di kawasan perairan Kepulauan Seribu.
Dalam catatan Kadispenal, hingga Selasa (12/1/2021) merupakan hari kedua, di mana, body part korban pesawat mulai mengapung di air.

Dikutip dari Tribunwow.com, terbaru pada hari Selasa (12/1/2021), tim pencarian mengevakuasi 65 kantong jenazah.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Basarnas Marsekal Mada TNI (Purn) Bagus Puruhito.

"Hari ini kita mendapatkan 65 kantong jenazah. Total menjadi 139 kantong jenazah yang sudah kita temukan," kata Bagus dalam jumpa pers di JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa malam, dikutip dari Kompas.com.

Selain fokus pada pencarian jenazah, pihaknya juga masih terus mencari serpihan-serpihan pesawat.
Termasuk yang terbaru ditemukannya bagian terpenting dari pesawat, yakni black box Sriwijaya Air SJ182.

Meski kotak hitam pesawat sudah ditemukan, dirinya memastikan pencarian masih akan diteruskan.
Menurutnya masih ada bagian penting pesawat yang harus ditemukan, yakni cockpit voice recorder (CVR) yang berisikan percaakapan antara pilot dengan kopilot.

Untuk rencana besok, kita masih fokuskan pada pencarian dan evakuasi korban, yang dilaksanakan bersama-sama oleh seluruh unsur SAR di bawah koordinasi Basarnas," ucap Bagus.
"Kemudian kita juga masih meneruskan pencarian material serpihan dari badan pesawat serta CVR," lanjutnya.

Sumber Artikel: tribunnews.com

Atas ARtikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel