Baru 12 Hari Menikah, Tangis Kartini Pecah saat Peluk Jenazah Suami : Kenapa Begini Ya Allah ?

 Hati istri mana yang tidak perih dan sedih melihat suaminya meninggal dunia lebih dulu. Apalagi suami wafat tepat 12 hari setelah menikah.


Kisah pilu ini terjadi pada Kartini Daeng Bunga, wanita asal Gowa, Sulawesi Selatan yang kini jadi viral di media sosial.

Suami Kartini, Al Qadri Daeng Kasang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Hal yang menambah pilu adalah suami Kartini kecelakaan 3 hari setelah keduanya menikah.

Sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari, takdir Tuhan ternyata berkata lain.

Al Qadri berpulang ke rahmatullah tepat 12 hari setelah menikah dengan Kartini.

Jenazah Al Qadri Daeng Kasang dikebumikan di kampung halamannya, Kabupaten Takalar, Kamis (29/10/2020).

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Timur, sejumlah sahabat, teman, kolega dari mendiang Al Qadri membagikan video sedih kepergian pria asal Kabupaten Takalar itu.

Video itu berisi kumpulan foto semasa hidup Qadri dengan Kartini atau akrab siapa Nini.

"Kisah pilu Kartini, pengantin baru asal Gowa Sulsel. Suami kecelakaan 3 hari setelah berumah tangga. Koma satu minggu, lalu meninggal tepat 12 hari setelah pernikahan," begitu judul video tersebut.

Mulai dari perayaan wisuda penyelesaikan studi, perayaan ramah tamah, foto pernikahan, hingga momen romantis di sebuah pohon pinus.

Video itu diakhiri potongan momen Kartini menangis histeris sambil peluk jenazah suaminya, Al Qadri.

Air mata membahasi pipi perempuan yang akrap disapa Nini itu.

Belakangan video itu viral di sejumlah akun media sosial.

Seperti akun akun instagram @makassar_iinfo yang telah ditonton 638.233 hingga pukul 14:10 Wita.

Setelah suami meninggal dunia, Kartini tak henti menuliskan kata-kata penuh haru untuk Al Qadri.

"Mengapa endingnya begini ya Allah, Daeng Kasang kita orang yang tidak mau kalau saya sakit, lecet," tulis Kartini Daeng Bunga dalam unggahan statusnya Instagramnya.

"Tapi kenapa dikasih begini ka, tidak mau Ki tinggal ka, kenapa ditinggal ja. Daeng Kasang, saya patah sekali, saya tidak kuat," tambahnya.

Tak hanya itu, Kartini pun memosting foto-foto makam sang suami.

"Sayang, dimana saya harus bercerita," tulis Kartini pakai emoji menangis, Minggu (1/11/2020).

"Siapapun yang bertemu Daeng Kasang, mohon katakan, bahwa saya rindu sekali ingin bertemu," tambahnya.

Tak hanya itu, Kartini pun memosting foto-foto makam sang suami.

"Sayang, dimana saya harus bercerita," tulis Kartini pakai emoji menangis, Minggu (1/11/2020).

"Siapapun yang bertemu Daeng Kasang, mohon katakan, bahwa saya rindu sekali ingin bertemu," tambahnya.

"Kenapa sakit begini ya Allah. Daeng Kasang kenapa ditinggal ka, padahal kita otang tidak mau LDR-an sepanjang ini.

Dalam keadaan seperti ini, sata hanya butuh kita. Daeng Bunga tidak kuat, Daeng Kasang," tulis Kartini lagi masih dengan emoji menangis dan lambang patah hati.

Kemudian, Kartini mengunggah postingan terakhir sang suami, Al Qadri di laman Facebook.

Postingan terakhir suami itu adalah memeperlihatkan Kartini saat menjadi pengantin.

"Satu hembusan nafas dan diujung kalimatnya karena Allah, untuk satu kali dalam hidupku. Aku mencintaimu, i love you," tulis Al Qadri.

"Kini, usai sudah segala penantian panjangku," tulis Al Qadri, dalam akun Instagram pribadinya.

Al Qadri Daeng Kasang dan Kartini Daeng Bunga adalah alumni dari Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar.

Kisah cinta mereka tumbuh ketika sama-sama menempuh studi di kampus pencetak Oemar Bakri.

Kini kisah cinta mereka dipisahkan oleh maut.

Postingan terakhir Al Qadri pun seolah menjadi pertanda. 



Sumber Artikel: tribunnews.com


Atas ARtikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel