Mengharukan, Setelah istrinya meninggal dunia pak Nurul harus membawa kedua anaknya saat narik angkot.



Viral video di YouTube Mata Elang, seorang sopir angkot asal Semarang, Jawa Tengah membawa bayinya yang berusia 3.5 bulan saat bekerja.

Pak Nurul Mukimin namanya, diusia yang hampir setengah abad, ia harus mencukupi kebutuhannya sehari-hari dengan menjadi sopir angkot. Ia terpaksa membawa bayinya yang bernama Bilqis Choirun Nisa, dan anak keempatnya Balqis Choirun Najwa (7) ikut bersamanya sepulang sekolah.

Ia terpaksa membawa kedua anaknya saat menarik angkot bukan tanpa alasan. Keadaannya yang tak memiliki biaya untuk menyewa baby sitter membuatnya harus melakukan hal ini. " Ya mau tidak mau saya bawa ya gimana keadaan, dalam artian saya enggak mampu bayar babby sitter" ujar pak Nurul.

Ia juga tak bisa menitipkan bayinya ke tetangga karena juga harus membayar dan tak enak kepada jurgannya. Bayi mungil itu terpaksa harus menghirup asap kendaraan dan polusi udara kota yang tak baik untuk kesehatannya.

Pada bulan November 2019 lalu, istri pak Nurul, Ariani Dwi Setyowati telah dipanggil sang maha kuasa sebulan setelah melahirkan anak bungsunya. Ia meninggal disebabkan oleh asam lambung akut yang sudah dideritanya.

Keadaan memaksanya untuk tinggal di rumah kontrakan yang sederhana dengan dinding triplek. Selain untuk bertahan hidup, Pak Nurul melakukan hal itu juga karena masih ada tunggakan biaya persalinan istrinya sebanyak 10 juta rupiah.


sumber:

Atas ARtikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel